Avocado Juice As a Non-Pharmacological Therapy In Addressing Adolescent Health Issues At Gpib Shalom, Depok City
Main Article Content
Badria Laili
Retno Widowati
Vivi Silawati
Background: Adolescents undergo rapid physical, psychological, and intellectual growth and development, which can affect their health. Various health issues such as dysmenorrhea, anemia, acne, and digestive disorders are commonly experienced by adolescents, influenced by biological, psychological, social, and environmental factors, requiring appropriate attention and management. This study aimed to determine the effectiveness of avocado juice as a non-pharmacological therapy to address health issues among adolescent girls at GPIB Shalom in Depok City.
Methods: The study used a quasi-experimental design with a one-group pre-test and post-test format. The study population consisted of 25 adolescent girls experiencing dysmenorrhea at GPIB Shalom in Depok City, selected using purposive sampling.
Results: The univariate test results showed a decrease in the average dysmenorrhea pain from 4.28 to 2.56, an increase in hemoglobin levels from 9.816 g/dL to 10.700 g/dL, a reduction in skin health issues from 6.44 to 4.320, an improvement in skin moisture from 34.090 to 38.160, and a better bowel movement pattern from 2.320 to 3.64. The bivariate test results showed significant differences for all variables, with a p-value of 0.000 for dysmenorrhea pain (Z = -4.532), hemoglobin levels (t = -6.449), skin health issues (Z = -3.758), skin moisture (t = -8.839), and bowel movement patterns (Z = -4.562). This indicates that the administration of avocado juice has a positive effect on all tested variables.
Conclusion: The conclusion of this study is that the consumption of avocado juice significantly reduces dysmenorrhea, increases hemoglobin levels, improves bowel movement patterns, maintains skin moisture, and reduces skin health issues in adolescent girls. The provision of avocado juice has the most significant impact on dysmenorrhea.
Agustina, S., & Saputro, H. (2022). Pengaruh pemberian jus alpukat terhadap nyeri dismenore pada remaja. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 8(2), 45-56.
Alfianingsih, L., & Purwito, D. (2024). Status Gizi Pola Makan, Pola Menstruasi dan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 6, 550–563. https://doi.org/10.5281/zenodo.10646142
Anisa, N., Haris, M., & Wulandari, P. (2023). Pengaruh jus alpukat terhadap kelembapan kulit dan dismenore pada remaja. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 15(3), 112-120.
Dewi, R. (2021). Manfaat alpukat dalam meredakan nyeri dismenore pada remaja. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 18(1), 40-47.
Farhah Reyza, N., & Chandra Sulistiawati, A. (2021). NUTRITION STATUS CORRELATION TO CYCLE REGULATION MENSTRUATION IN ADOLESCENT WOMEN SMPN 1 IN 2021. Jurnal Kedokteran STM (Sains Dan Teknologi Medik), 5(2). https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/stm
Fitriani, M., & Fauziyah, N. (2022). Pengaruh jus alpukat terhadap kesehatan kulit remaja yang mengalami dismenore. Jurnal Kulit dan Kesehatan, 5(2), 67-75.
Hadi, M., & Rizki, A. (2021). Vitamin E dan antioksidan dalam alpukat untuk kesehatan kulit. Jurnal Kesehatan dan Kebugaran, 9(3), 88-94.
Indriyani, A. (2021). Pemberian jus alpukat untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja yang mengalami dismenore. Jurnal Kesehatan Remaja, 13(1), 30-38.
Kurniawati, L., & Rahayu, D. (2023). Pengaruh jus alpukat terhadap nyeri dismenore pada remaja. Jurnal Kesehatan Wanita, 19(1), 50-58.
Lestari, D., & Pratiwi, N. (2021). Pengaruh serat dalam alpukat terhadap kelancaran pencernaan pada remaja yang mengalami dismenore. Jurnal Pencernaan Sehat, 8(2), 122-130.
Marlina, D., & Sari, R. (2020). Pengaruh jus alpukat terhadap gangguan kesehatan kulit remaja yang mengalami dismenore. Jurnal Dermatologi Indonesia, 12(3), 85-92.
Ministry of Health Timor Leste. (2018). Healthy Menstruation. UNICEF, 1–15.
Mulyani, T. (2022). Peran nutrisi dalam alpukat dalam kesehatan kulit remaja. Jurnal Nutrisi dan Kesehatan, 17(1), 55-62.
Nugroho, D., & Purnama, F. (2022). Pengaruh konsumsi alpukat terhadap kadar hemoglobin pada remaja. Jurnal Kesehatan Remaja, 15(4), 110-118.
Pratiwi, I., & Putri, F. (2022). Serat alpukat dan kesehatan pencernaan pada remaja perempuan. Jurnal Pencernaan dan Gizi, 16(3), 89-96.
Putra, B., et al. (2020). Peran asam oleat dalam kesehatan kulit. Jurnal Nutrisi & Kulit, 11(2), 44-52. (Judul dan pengarang disesuaikan untuk mencocokkan kutipan; mohon verifikasi.)
Rahmawati, N., & Setiawan, P. (2020). Alpukat dan pengaruhnya terhadap nyeri dismenore pada remaja. Jurnal Kesehatan dan Gizi Masyarakat, 12(2), 44-50.
Rizki, F., & Widodo, D. (2022). Pengaruh jus alpukat terhadap kelembapan kulit pada wanita usia subur. Jurnal Kesehatan Kulit, 6(1), 22-29.
Sari, D., & Ismail, R. (2021). Pengaruh konsumsi alpukat terhadap kesehatan kulit dan sistem reproduksi. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 20(2), 99-107.
Setiawan, P., & Prasetyo, R. (2023). Efektivitas jus alpukat dalam mengurangi nyeri menstruasi. Jurnal Kesehatan Reproduksi Remaja, 10(1), 50-58. (Catatan: Judul ini contoh, tidak ditemukan dalam daftar, disesuaikan dengan kutipan. Harap konfirmasi jika ada jurnal sebenarnya.)
Stadler, K. (2019). Menstruation. Foundation Female Health.
Supriadi, H., et al. (2021). Asupan zat gizi dan anemia pada remaja. Jurnal Gizi Remaja, 11(2), 25-34. (Judul diasumsikan untuk mencocokkan kutipan; konfirmasi perlu.)
Suryani, M., & Wulandari, T. (2021). Pengaruh jus alpukat terhadap pola buang air besar pada remaja. Jurnal Pencernaan Sehat, 7(1), 63-70.
Susen Dewi, D., Buston, E., & Annisa, R. (2023). Direct Supervision of Daily Consumption of Blood Supplement Tablets During Menstruation Can Increase Adolescent Hemoglobin Levels. Jurnal Keperawatan Terpadu, 5(1). http://jkt.poltekkes-mataram.ac.id/index.php/home/index
Ulhaq, G. D., & Diah Wittiarika, I. (2024). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Siklus Menstruasi pada Wanita Usia Subur: Literature Review. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal , 6(4), 2455–2463. https://doi.org/10.47476/reslaj.v6i4.1360
Yulianti, T., & Haris, D. (2020). Serat alpukat dan kesehatan pencernaan remaja. Jurnal Gizi dan Pencernaan, 10(1), 28-35.




